tips jualan dari Al pacino
Ada film lama (tahun 90an) berjudul Glengarry Glen Ross tentang sekelompok agen properti yang putus asa.
Al pacino bermain sebagai Roma, salah satu agen properti yang terus mengejar targer penjualan dengan superhalus. Dia enggak pernah memaksa, enggak pernah pakai strategi hard sell.
Pada sebuah adegan di bar, dia minum-minum, ngobrol ngalur ngidul ama seorang lelaki yang baru dikenalnya dan acuh tak acuh meletakkan brosur diatas meja bar.
hasilnya, terjadi penjualan.
kenapa?
Roma mempelajari customernya, ia membuat kontak mata, mendengarkan dan tidak menekan. Ia juga memberi waktu selama mungkin agar calon customernya puas bertanya ini itu.
ok deh.
1. mempelajari customer: berarti tau kebutuhannya. suka parfum bau yang kayak apa. butuh krim malam yang cocok gimana. suka eksperimen dandan atau lebih suka produk skin care.
caranya?
kalo nanya-nanya kali aneh ya. mungkin paling pas ya melakukan observasi, pengamatan kecil-kecilan.
kalo jarang ketemu gimana? ya.. amati aja wall FB nya.. foto-fotonya.. status, blog
2. membuat kontak mata. –kayaknya ini berlaku untuk org yang baru kita kenal ya. ah jadi inget mbak D yang ketemu enggak sengaja pas ngantri customer service di Bank Mandiri. hasilnya, order dongggg
3. mendengarkan dan tidak menekan. — jangan ngeburu-ngeburu.. jangan bolak balik tanya, udah ada pesenan luuummmm….
hm.. kayaknya gag susah ah. ya kan?